Beranda / Halaman / Prosedur Peringatan Dini
Prosedur Peringatan Dini
Apabila anda melihat keadaan tanda bahaya
- Tetap tenang;
- Bunyikan alat tanda bahaya/bel/alarm;
- Hubungi nomor telepon keadaan darurat;
Peringatan Dini dan Evakuasi Darurat Terhadap Kebakaran
- Saat melihat api tetap tenang dan jangan panik;
- Segera hentikan pekerjaan dan tinggalkan gedung ketika anda diminta untuk melakukannya;
- Menjauh dari sumber api;
- Segera menuju tangga darurat yang terdekat dengan berjalan biasa dengan cepat namun tidak berlari;
- Bila memungkinkan ambil alat pemadam api riangan (APAR) untuk memadamkan api;
- Bila tidak berjalanlah dengan biasa dengan cepat. JANGAN LARI;
- Lepaskan sepatu hak tinggi karena menyulitkan dalam langkah kaki;
- Janganlan membawa barang yang lebih besar dari tas kantor/tas tangan;
- Beritahu orang lain/tamu yang masih berada di dalam ruangan lain untuk segera melakukan evakuasi;
- Bila api dirasa membesar jangan panik dan tetap tertib segera meninggalkan gedung sesuai petunjuk/jalur yang ada;
- Bila pandangan tertutup asap, berjalanlah dengan merayap pada tembok atau pegangan pada tangga, atur pernafasan pendek-pendek;
- Jangan berbalik arah karena alasan bertabrakan dengan orang-orang di belakang anda dan menghambat evakuasi;
- Segeralah menuju titik kumpul yang ada di tempat tersebut untuk menunggu instruksi selanjutnya;
JANGAN BERLINDUNG DIBAWAH TANGGA DAN JAUHI AREA TANGGA
Peringatan Dini dan Evakuasi Darurat Terhadap Bencana Angin Puting Beliung
Sebelumnya datangnya angin segera kenali perubahan cuaca dengan tanda-tanda:
- Langit Gelap, sering berwarna abu-abu kehitaman;
- Awan rendah, hitam, besar, seringkali bergerak berputar;
- Suara keras seperti bunyi kereta api cepat;
- Memantau keadaan cuaca dari siaran radio, televisi atau akun media sosial BMKG menyangkut prakiraan cuaca terkini;
- Pemantauan terhadap jarak angin puting beliung yang mendekati;
Pada saat datangnya angin:
- Berlindung pada bangunan yang kokoh dan aman begitu angin kencang menerjang;
- Segeralah ketengah-tengah ruangan paling bawah, jauhi sudut-sudut ruangan, jendela, pintu, dinding terluar bangunan (semakin banyak sekat dinding antara diri anda dengan dinding terluar gedung maka semakin aman);
- Berlindunglah di bawah meja, gunakan lengan anda, bantal atau benda lain di sekitar untuk melingungi kepala dan leher anda serta jangan mebuka jendela;
- Ansitisipasi terhadap benda-benda yang diterbangkan angin puting beliung karena dapat menyebabkan cedera serius bahkan kematian;
Peringatan Dini dan Evakuasi Darurat Terhadap Bencana Tsunami
- Jika ada peringatan bahaya dari pihak berwenang mengenai potensi terjadinya tsunami, segera evakuasi diri dengan berjalan kaki atau berlari jika memungkinkan;
- Ikuti tanda rute evakuasi tsunami;
- Perngila ke kawasan yang lebih tinggi;
- Naiklah ke atap atau bagian atas bangunan jika anda terjebak;
- Pergi sejauh mungkin ke kawasan pedalaman atau daratan;
- Berpeganglag pada benda yang mengambang jika anda terseret air;
- Perngilah ke tengah laut jika anda berada di dalam kapal;
- Diamlah di tempat yang aman selama setidaknya 8 jam;
- Amati tanda-tanda peringatan di area pantai atau laut;
- Dengarkan peringatan darurat dan informasi yang dikeluarkan;
- Hindari tiang listrik yang roboh;
File(s)
SK Peingatan Dini dan Keadaan Darurat 2024

Upacara dan Syukuran Dalam Rangka HUT Mahkamah Agung Republik Indonesia Ke-81 Tahun 2026.
UPACARA HUT KEMERDEKAAN RI KE-81 TAHUN 2026
DONOR DARAH dalam Memperingati HUT RI KE 81 dan HUT MA RI KE 81
Pengantar Alih Tugas Ibu Goretti Anna Maria Situmorang, S.Kom
POSBAKUM KEMILAU di Kecamatan Moro Kabupaten Karimun.